Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

PREGNANCY POST: 34 WEEKS

 photo blog-IMG_1691_zpsfn6q0opk.jpgDi bulan-bulan terakhir kehamilan, saya baru berasa banget (tanpa bermaksud mengeluh) kalau badan saya memang jauh lebih cepat capek dibanding bulan-bulan sebelumnya. Ditambah lagi perasaan begah dan sesak jika salah posisi tidur. Ini toh yang dibilang orang-orang kalau trimester akhir badan bawaannya cepat-cepat pengen brojol hahaha.

Trouble Sleeping
Mencari posisi tidur yang nyaman rasanya sulit sekali akhir-akhir ini, saya merasa sesak, begah dan kadang kalau bangun tidur badan rasanya pegal-pegal seperti habis digebukin orang. Akhirnya saya mulai mengganjal bagian perut, punggung dengan bantal setiap tidur. Alhamdulillah, jauh lebih enakan dan badan rasanya lebih segar. Selain itu, walaupun malamnya sering ngga bisa tidur, saya harus rutin dan on time bangun pagi yaitu sekitar jam 7 setiap harinya supaya badan saya terasa lebih fresh.

Morning Swim
Akibat badan yang sering lelah dan susah tidur, seminggu dua kali saya menyempatkan berenang ditemani suami. Setelah berenang badan saya jauh lebih enakan, enteng dan segar. Tapi besoknya kalau habis jalan-jalan, langsung pegal-pegal lagi. Akhirnya setiap pegal menyerang, saya langsung praktekkan cat/cow pose untuk mengurangi backpain yang berlebihan.

 photo blog-IMG_1675_zpswwofrlag.jpg
Packing
Rencana di trimester kedua, di bulan Mei ini saya ingin buru-buru mencuci semua baju, perlengkapan tidur dan perintilan bayi untuk menyambut persalinan. Saya juga berencana untuk buru-buru packing untuk persalinan, karena persalinan bisa terjadi kapan saja. Kenyataannya, rencana saya harus tertunda sementara karena kamar tidur kami (kamar sementara di rumah mertua saya) sedang direnovasi, jadi masih berdebu dan berantakan dimana-mana. Plus, banyak bagian-bagian rumah lainnya yang akhirnya ikut direnovasi. Mudah-mudahan minggu depan saya sudah bisa packing dan mencuci baju-baju bayi.

No More Cravings & Pregnancy Superfood
Nafsu makan saya jauh lebih berkurang di trimester ketiga ini. Iya berkurang, berkurang banget dibanding trimester pertama dan kedua yang rasanya tiap menit dan tiap waktu hanya mikirin makanan. Pokoknya saya waktu itu ngga pernah membiarkan perut saya kelaparan sedikit pun. Berat badan saya bulan ini juga hanya naik sedikit, tidak drastic seperti yang orang-orang bilang, katanya, “Hati-hati kalau udah terakhir-terakhir naik berat badannya bisa dua kali lipat loh!”. Yang penting berat badan bayi kami naik dengan stabil dan nutrisinya tercukupi. Walaupun kurang nafsu dengan makanan lainnya, menu favorit saya di rumah akhir-akhir ini didominasi oleh ikan salmon, makanan berprotein, almond milk dari Ala.me dan sarang burung walet yang saya pesan dari Everlasting Birdnest.

 photo IMG_1823_zpsurmbczmv.jpg
Unborn Heart Pocket Fetal Doppler
Seminggu terakhir ini saya selalu membawa Unborn Heart Pocket Fetal Doppler yang saya dapat dari Baby Empire untuk mengecek detak jantung bayi saya setiap hari, karena ada beberapa alasan yang membuat saya dan suami harus waspada dengan kondisi bayi kami akhir-akhir ini. Dengan membawa Doppler ini kemana pun saya pergi, saya jauh merasa lebih tenang dengan keadaan bayi di dalam perut saya. Tenang aja, sejauh ini semuanya masih aman – tapi tidak ada salahnya saya dan suami selalu jaga-jaga.

Kelas EdukASI Menyusui
Bulan ini saya dan suami mengikuti dua kelas EdukASI yang diadakan Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI). Kami mengikuti kelas ini atas rekomendasi sepupu saya, Eunice, dan dua orang teman saya, Wynda dan Indri. Kami berdua senang banget bisa ikut, belajar dan juga menambah wawasan lewat kelas EdukASI. Ternyata suami saya lebih aktif nanya dan mencari tau dibanding saya loh hihihi. Saya pribadi menyarankan untuk teman-teman yang sedang mengandung untuk menambah wawasan dengan mengikuti kelas EdukASI yang diadakan AIMI, atau kalau memang tidak sempat ikut kelasnya, paling ngga baca-baca buku tentang menyusui yang banyak dijual di Gramedia.

 photo blog-IMG_1670_zpsj0yndp0j.jpg
Baby's Position?
Posisi bayi saya sampai sekarang masih sungsang, bahkan obgyn saya bilang kalau saya ngga perlu nungging-nungging lagi. Saya sama sekali ngga bisa maksain lahiran normal atau c-section, terserah aja nanti biar bayi saya yang pilih. Beberapa orang yang baca ini pasti akan memberi masukan agar bayi saya tetap dalam posisi normal, atau menasehati saya bermacam-macam, tapi saya sudah punya keputusan sendiri soal persalinan nanti. Apa pun cara persalinannya yang penting saya dan bayi saya selamat. Sedikit catatan saja, sedikit sekali calon ibu dengan kasus seperti saya dan mendapatkan buah hati dari program bayi tabung yang melahirkan dengan persalinan normal, karena rata-rata dokter kandungan tidak ingin mengambil resiko. Memang untuk beberapa orang yang pernah saya temui (terutama yang sudah melahirkan normal atau pro dengan persalinan normal) agak sulit untuk mengerti kasus-kasus seperti ini. Tapi balik lagi, apa pun proses kehamilan atau persalinannya, hasilnya sama-sama saja kok. Motherhood is NOT a competition, motherhood is your journey with your children. 

Takut? Khawatir?
Kemarin sempat ada yang bertanya via Instagram, apakah saya khawatir atau takut dengan proses persalinan dan membesarkan anak nanti? Rasa khawatir pasti ada dalam hal membesarkan dan mendidik anak saya nanti, tapi soal persalinan, saya menjadi orang yang lebih rileks dan tidak mudah panik karena selama program bayi tabung sering dapat surprise alias kejutan mendadak yang mengharuskan saya operasi atau mendengar berita-berita yang kurang baik. Minggu ini saya juga sudah merasakan suasana kamar bersalin di RS PIK karena saya harus melakukan rekam jantung selama dua hari berturut-turut, jadi sekarang saya jauh lebih rileks lagi. Mantra saya adalah “You don’t have to worry about your future if God is in your present.”

Sekian pregnancy updates untuk bulan ini, semakin hari semakin ngga sabar untuk bertemu dengan si kecil. Untuk yang sedang hamil juga, saya turut mendoakan agar sehat-sehat selalu dan semuanya lancar! Thanks for reading!

Photos by Sabila Anjani, dress by The Little Closet.

Read more: How to Embrace Your Pregnancy

 photo x-andra4_zps7f1083c1.jpg

Posting Komentar untuk "PREGNANCY POST: 34 WEEKS"